Fenomena keberagaman agama mewarnai Indonesia sejak dulu hingga saat ini. Akan tetapi, keberagaman ternyata tetap sulit untuk diterima di dalam masyarakat. Menggunakan skema lingkaran pastoral (pastoral circle) dari Joe Holland dan Peter Henriot dalam analisis dan refleksi, penulis menemukan bahwa penolakan terhadap keberagaman agama di Indonesia terlebih dulu merupakan kasus psikologis-sosiologis, yang kemudian dibungkus oleh ajaran teologis. Oleh karena itu, selain menggunakan data dokumen dan hasil survei dari sumber kedua, dilengkapi wawancara dengan tokoh-tokoh agama, penulis juga menyajikan analisis menurut gagasan kepercayaan dasar (basic trust) dan keamanan ontologis (ontological security) Anthony Giddens. Gagasan Agustinus dalam De Civitate Deidan Carlo Maria Martini dalam The Dove At Restdigunakan untuk menunjukkan bahwa ajaran iman kepada Allah yang benar justru menuntun orang pada penghargaan atas orang lain, termasuk mereka yang berbeda keyakinan religius. Secara khusus, studi inimenampilkan De Civitate Deibukan sekadar sebagai traktat teologi Kristiani, melainkan juga sebagai ajaran untuk menanggapi keberagaman agama dan dialog lintas iman melalui dialog dengan gagasan Martini.
Copyrights © 2019