Perubahan pemikiran mengenai fungsi mental manusia yang semakin lengkap merupakan peluang sekaligus tantangan bagi pengembangan pendidikan nilai dalam konteks pendidikan. Teori-teori intelengensi baik yang diungkapkan oleh Hurlock dan juga artikelartikel lain sebagai pembanding, secara esensial teori yang dipaparkan tidak menunjukkan perbedaan yang berarti. Dengan munculnya sumber lain sebagai teori pembanding maka akan semakin berkembang dan mendorong usaha-usaha baru untuk mengkaji lebih dalam dan luas tentang faktor intelektual yang menentukan kepribadian seseorang. Seiring dengan munculnya perbedaan pandangan dan kekurangan dari masing-masing persepsi tentang intelegensi yang dikemukakan, namun pada prinsipnya mereka telah membuka mata para ilmuan sebuah peluang untuk pengkajian-pengkajian lebih lanjut ke arah pemahaman dan pengayaan khasanah ilmu kepribadian.
Copyrights © 2011