Problematika yang terjadi dilingkungan sekolah, khususnya yang berkaitan dengan peserta didik, telah mengundang keprihatinan banyak kalangan. Kekerasan yang sebelumnya objeknya adalah peserta didik, justru sekarang terbalik, pelakunya adalah peserta didik itu sendiri. Belum lagi persoalan keagamaan, hampir sulit dijumpai siswa yang mencoba mengidentifikasi diri sebagai ‘santri’ yang mengedepankan ‘anggah ungguh’, potret yang terekam justru yang terjadi adalah sebaliknya. Melihat fenomena ini, maka perlu sekali merevitalisasi karakter peserta didik dari berbagai aspek. Penulis melihat, banyak sekali literasi keagamaan yang dapat dijadikan sebagai acuan, salah satunya adalah KH. Hasyim Asy’ari. Penelitian ini mencoba menyajikan pemikiran KH. Hasyim Asy’ari yang termaktub dalam kitab-kitab yang beliau karang tentang karakter peserta didik.
Copyrights © 2021