Jurnal Nukleus Peternakan
Vol 3 No 1 (2016): Juni 2016

DAMPAK FISIOLOGIS DARI CEKAMAN PANAS PADA TERNAK

Heru Sutedjo (universitas Nusa Cendana)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2016

Abstract

Each farm animal species has its own physiological comfort zone, in which energy expenditure was at minimal level, constant and independent ofambient temperature. When ambient temperature increased and resulted in excessive amount of head load, animal would try to maintain body thermal balance by modifying behavior, feed and water intake pattern, and certain physiological processes. Heat stress consistently resulted in decreased feed intake and increased water intake. Besides that, heat stress also has effects on animal physiology both through its direct effect and indirect effect due to decreased feed intake. Physiological changes due to heat stress included changing in nutrients digestibility and metabolism, increased production of free radicals, decreased concentration of Na+, K+ and Cl-, increased concentration of cortisol and decreased concentration of thyroxine, increased risk of alkalosis and, eventually, affected the responses of cell mediated immunity and humoral immunity. ABSTRAK Setiap spesies ternak memiliki suatu zona nyaman fisiologis, yaitu keadaan dimana pelepasan energi berada pada tingkat minimal, konstan dan bebas dari pengaruh suhu lingkungan. Bila suhu lingkungan meningkat dan menyebabkan tambahan beban panas yang berlebihan bagi ternak maka ternak akan berusaha mempertahankan keseimbangan panas tubuhnya dengan melakukan perubahan-perubahan tingkah laku, pola konsumsi pakan dan air serta perubahan fisiologis tertentu. Cekaman panas secara konsisten menyebabkan penurunan konsumsi pakan dan peningkatan konsumsi air. Di samping itu, cekaman panas juga berdampak pada fisiologi ternak baik melalui pengaruh langsungnya maupun pengaruh tidak langsung sebagai akibat penurunan konsumsi pakan. Perubahan-perubahan fisiologis akibat cekaman panas meliputi perubahan kecernaan zat makanan dan metabolisme, peningkatan produksi radikal bebas, penurunan konsentrasi Na+, K+ dan Cl-, peningkatan konsentrasi cortisol dan penurunan thyroxine, peningkatan potensi terjadinya alkalosis dan, pada akhirnya, berpengaruh buruk terhadap tanggapan kekebalantermediasi sel maupun tanggapan kekebalan humoral.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

nukleus

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Economics, Econometrics & Finance Veterinary

Description

Aims Jurnal Nukleus Peternakan purposes to publish original research and reviews articles on tropical veterinary medicine and domesticated animals such as dog, cat, cattle, buffaloes, sheep, goats, pigs, horses, poultry, as well as Indonesian wild life. Scope Jurnal Nukleus Peternakan cover a broad ...