Penelitian ini bermaksud untuk menggali dan menganalisis bagaimana implementasi Program Pemberdayaan Fakir Miskin Melalui Bantuan Langsung Pemberdayaan Sosial di Kelurahan Gubukusuma Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan sebagai salah satu usaha strategis untuk menambah pendapatan ekonomi keluarga dalam kelangsungan hidup, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, adapun instrument utama dalam pengumpulan data dilapangan dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif dan untuk mendapatkan data tambahan ditelusuri pula laporan-laporan tertulis dari Kepala Kelurahan Gubukusuma, Kelompok Usaha Bersama I Kelurahan gubukusuma dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tidore Kepulauan yang berkaitan dengan fokus penelitian. Berdasarkan temuan dilapangan menunjukan bahwa:Pertama, adanya kendala dalam pelaksanaan program seperti keterlambatan informasi oleh pihak kelurahan, informasi yang kurang akurat sehingga terjadi perbedaan penafsiran dari berbagai kelompok sasaran dan sosialisasi program yang kurang intens dan maksimal pada sistem pengembangan program. Kedua, kelompok sasaran/KUBE I mengakui bahwa mereka memiliki kekurangan pengalaman dan informasi tentang pertanian sehingga membutuhkan pendamping yang kompeten, namun pihak pemerintah (Kepala Bidang Sosial) mengatakan bahwa mereka mengalami kekurangan tenaga sumber daya aparatur dan dana monitoring sehingga sulit memberikan pendampingan yang sesuai keinginan kelompok sasaran. Kesimpulan, Implementasi Program Pemberdayaan Fakir Miskin Melalui KUBE Pertanian Kelurahan Gubukusuma Kecamatan Tidore Utara belum memperoleh hasil signifikan baik dari jumlah maupun mutu pelayanan, baik dari sisi strategi pengembangan program dan supervisor/pendamping sosial.
Copyrights © 2018