Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan penerapan model Inkuiri sosial pada mata pelajaran IPS Kelas IV SD Negeri Pakulonan 01 Kota Tangerang Selatan. Metode Penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen, dengan desain penelitian yang digunakan berbentuk Nonequivalent Control Grup Design. Sampel yang diteliti adalah peserta didik kelas IVA sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 25 orang peserta didik dan kelas IVB sebagai kelas kontrol yang berjumlah 25 peserta. Teknik analisis pada penelitian ini adalah Uji beda dua rata-rata dengan Uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung sebesar 4,5814 dan ttabel 2,0106. Dengan demikian memenuhi kriteria pengujian thitung > ttabel pada taraf signifikan 5%. Kesimpulannya terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan penerapan model inkuiri sosial peserta didik kelas IV Sekolah dasar pada mata pelajaran IPS, pada materi: (1) kegiatan ekonomi produksi, distribusi dan konsumsi; (2) jenis-jenis pekerjaan yang berhubungan dengan corak kehidupan masyarakat sekitar; dan (3) jenis-jenis pekerjaan menghasilkan barang dan jasa.
Copyrights © 2020