Pemilihan Walikota (Pilwali) Kota Malang tahun 2013 menghadirkan wajah baru dengan terpilihnya Mochamad Anton (Abah  Anton) dan Sutiaji.  Anton-Sutiaji (AJI) di usung oleh PKB dan Partai Gerindra, keduanya  berhasil mengalahkan lima pasangan calon  lain. PKB dan Partai Gerindra yang notabene merupakan partai minoritas, nyatanya mampu menggunakan mesin partai dengan baik hingga dapat memenangkan pasangan Anton-Sutiaji.  Kemenangan Anton-Sutiaji akan dilihat melalui konsepsi modalitas  oleh Pierre Bourdieu. Modalitas yang dimaksud kemudian di klasifikasikan menjadi lima bagian yaitu, modal sosial, modal simbolik, modal ekonomi, modal budaya dan modal politik.  Di samping  itu,  peneliti juga menggunakan teori strategi politik sebagai teori pendukung. Metode yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi pustaka.  Modalitas yang dimiliki Anton-Sutiaji nyatanya mampu dimanfaatkan secara maksimal dengan di dukung penggunaan strategi politik yang tepat sehingga keduanya berhasil memenangkan Pilwali. Adanya inovasi kampanye yang dilakukan Anton-Sutiaji seperti program ziarah wali dan program bedah rumah juga berpengaruh terhadap kemenangan Anton-Sutiaji. Kata Kunci : Pilwali Kota Malang, Abah Anton, Modal Sosial, Strategi Politik.
Copyrights © 2014