ABSTRAK Dewasa ini dunia usaha mengharuskan pengusaha baru jeli dalam menentukan lokasi dan memahami kebutuhan konsumen karena ahir-ahir ini perusahaan sulit membedakan mana yang menjadi kebutuhan dan mana yang menjadi keinginan dari konsumen selain itu penentuan lokasi juga harus mempertimbangkan kebudayaan (culture) yang ada dalam suatu masyarakat contohnya kepercayaan(Belive) yang bersifat magis tidak bisa dinalar oleh data dan logika manusia, karena hal yang berbau mistik ini rupanya banyak mengubah pola pikir (presepsi) masyarakat dalam menafsirkan kebiasan dalam keseharian mereka.
Copyrights © 2017