SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri
Vol 13, No 1 (2015): Desember 2015

SISTEM PENGAMAN KEBAKARAN RUMAH TOKO OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMega8535

liliana liliana liliana (UIN Suska Riau)



Article Info

Publish Date
29 Feb 2016

Abstract

                                                                      ABSTRAK                                                                                                                                                               Meningkatnya taraf hidup manusia berjalan seiring dengan peningkatan inovasi teknologi. Inovasi teknologi telah banyak menciptakan peralatan yang mampu bekerja secara otomatis dalam melaksanakan fungsi tugasnya. Salah satu bentuk kemajuan ilmu teknologi adalah bermunculannya sistem pengamanan serta peringatan dini tentang sebuah bencana ataupun gangguan dalam sebuah rumah hunian dan rumah toko (ruko). Pada kenyataan di lapangan, sistem keamanan ruko cenderung hanya melindungi ruko terhadap gangguan dari luar seperti tindakan pencurian, akan tetapi kurang memperhatikan keamanan dan keselamatan dari dalam ruko itu sendiri seperti adanya bahaya kebakaran. Maka dari itu sangat dibutuhkan proteksi/pengamanan terhadap kemungkinan terjadinya musibah ini. Pada penelitian ini pengaman kebakaran otomatis memanfaatkan mikrokontroler ATMega8535 dan sensor pendeteksi kebakaran (IC LM35, Phototransistor dan Smoke Detector) yang terpasang  pada bangunan rumah toko (ruko). Penelitian ini telah menghasilkan sistem pengamanan pada Rumah Toko, apabila salah satu sensor mendeteksi kebakaran maka akan mengaktifkan buzzer, penyemprot air (sprinkler) dan membuka pengunci terali (central lock). Kata Kunci:  Mikrokontroler ATMega8535, Pengaman kebakaran otomatis, rumah toko .  

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

sitekin

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Sesuai dengan standard ISO 45001 bahwa karyawan harus berpartisipasi dalam melakukan pencegahan kecelakaan. Untuk itu perusahaan telah menetapkan Program Hazob (Hazard Observation) untuk mengidentifikasi bahaya dan melakukan tindakan koreksinya. Penerapan Program Hazob masih dengan metode ...