SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri
Vol 10, No 1 (2012): Desember 2012

Analisis Penerapan Sistem Informasi Perpustakaan terhadap Kualitas Pelayanan Perpustakaan

Nesdi Evrilyan Rozanda (Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau)
Depi Agusman (Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau)



Article Info

Publish Date
12 Nov 2014

Abstract

Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN SUSKA) telah menerapkan sistem informasi yang memberikan pelayanan pada proses peminjaman, pengembalian dan pencarian koleksi buku, serta pengolahan data anggota, staf dan administrasi. Dalam prakteknya, masih terdapat masalah dan keluhan dari pengguna seperti belum optimalnya  alat pendukung sistem yang ada, kurang akuratnya fungsi pencarian koleksi buku dan masih kurang lengkapnya beberapa fitur pendukung system. Hal tersebut berakibat proses peminjaman buku kembali dilakukan secara manual dan membuat kurangnya kualitas pelayanan Dalam penelitian ini, Metode yang digunakan untuk menganalisis adalah metode servqual dengan variabel penelitiannya adalah presepsi, ekspektasi dan kepuasan pengunjung terhadap pelayanan perpustakaan. Presepsi dan harapan yg diukur tersebuat adalah tangible, reliability, responsiveness, empathy, dan assurance. Data diperoleh dengan melakukan wawancara menyebarkan kuesioer kuesioner dan dikembangkan mengikut metode servqual. Tingkat kepuasan pengunjung ditentukan dari nilai kesenjangan antara nilai presepsi dengan ekspektasi. Hasil yang diperoleh adalah persepsi pengunjung perpustakaan belum merasa puas terhadap pelayanan perpustakaan dan berharap dilakukannya perbaikan system dan pelayaanan agar lebih baik.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

sitekin

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Sesuai dengan standard ISO 45001 bahwa karyawan harus berpartisipasi dalam melakukan pencegahan kecelakaan. Untuk itu perusahaan telah menetapkan Program Hazob (Hazard Observation) untuk mengidentifikasi bahaya dan melakukan tindakan koreksinya. Penerapan Program Hazob masih dengan metode ...