Pengembangan perusahaan atau ekspansi dilakukan sebagai bagian dari strategi untukmemenangkan persaingan atau untuk bertahan ditengah persaingan. Merger dan akuisismenjadi salah satu cara yang digunakan oleh perusahaan untuk melakukan pengembanganusaha. Perusahaan yang melakukan merger dan akuisisi seringkali mengalami perubahan di dalam kegiatannya. Perubahan yang terjadi terutama dalam segi kinerja keuangan. Penelitian ini bertujuan mengetahui ada tidaknya perbedaan kinerja keuangan sebelum dan sesudah perusahaan melakukan kegiatan merger dan akuisisi. Desain penelitian adalah desain penelitian asosiatif guna mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang melakukan merger dan akuisisi selama periode pengamatan. Sampel penelitian ditetapkan berdasarkan kriteria subsector industri semen dan pertambangan dengan masing-masing objek terdiri dari tiga perusahaan. Periode pengamatan selama tiga tahun sebelum dan tiga tahun sesudah merger dan akuisisi dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan sebelum dan sesudah dilakukannya merger dan akuisisi ditunjukkan dengan nilai sig lebih besar dari 0.05.Sedangkan berdasarkan sub sector industri, terdapat perbedaan kinerja keuangan industrisemen dan pertambangan pada rasio ROA, TATO, dan NPM sesudah terjadinya mergerdan akuisisi.
Copyrights © 2017