JURNAL AGROHITA
Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Agrohita

PENGARUH PELILINAN DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP SIFAT FISIK-KIMIA TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill)

Mukhlis Mukhlis (Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanui Selatan)
Imelda Sari Harahap (Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanui Selatan)
Winda Ramadani Hutasuhut (Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanui Selatan)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari “Pengaruh Pelilinan dan Suhu Penyimpanan terhadap Sifat Fisik-Kimia Tomat (Lycopersicum esculentum mill).” Penelitian ini dilaksanakan di dua tempat yaitu untuk tekhnik budidaya tanaman tomat dilaksanakan di lahan praktek budidaya Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan dan untuk mengananalisis pelilinan dan suhu penyimpanan terhadap tomat dilaksanakan di Laboratorium Kimia Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Penelitian ini dilaksanakan pada April 2017 sampai dengan Juni 2017, dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktorial dengan masing-masing perlakuan 4 taraf perlakuan, setiap perlakuan diberi 2 kali ulangan. Perlakuan taraf 1 terdiri dari: R0 = kontrol, R1 = 25oC, R2 = 27oC, R3 = 30oC, Perlakuan taraf ke 2 terdiri dari: W0= (Kontrol), W1 = 6%, W2 = 12%, W3 = 30%. Parameter yang diamati adalah Tingkat kematangan (skala warna), Berat (gram), Kadar air (%), Warna, dan Umur simpan (hari). Berdasarkan hasil analisis ragam pada pengamatan tingkat kematangan (skala warna) tomat perlakuan interaksi pelilinan dan suhu penyimpanan memberikan pengaruh yang nyata pada 3 HSP, sedangkan umur simpan 6 HSP, 9 HSP, 12 HSP dan 15 HSP menunjukkan pengaruh yang tidak nyata. Parameter berat tidak memberikan pengaruh yang nyata untuk umur simpan 3, 6, 9, 12, dan 15 HSP. Pada pengamatan kadar air tidak memberikan pengaruh yang nyata. Pada pengamatan warna tomat akibat perlakuan pelilinan dan suhu penyimpanan belum mampu mempertahankan warna sampel secara signifikan. Parameter umur simpan pada perlakuan interaksi umur simpan paling lama untuk ulangan I dan II terjadi pada perlakuan W0R2, W1R1, W1R2, W1R3, W2R0, W2R2, W3R0, W3R2, W3R3 (15 hari) sedangkan umur simpan paling pendek pada perlakuan W1R0 (6 hari).

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

agrohita

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Teknologi adalah hal yang lumrah di era ini. Teknologi telah mengikat setiap aspek kehidupan manusia. Teknologi sendiri merupakan salah satu cara untuk memudahkan pekerjaan manusia agar dapat menghasilkan keluaran yang efisien. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, sekaligus cara baru dalam ...