Berdasarkan hasil pengamatan dan observasi yang dilaksanakan di MI Al-Manar, ditemukan kelemahan yakni kepala madrasah belum optimal dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor. Penelitian tindakan sekolah dilakukan untuk mencari sumber permasalahan dan solusi yang tepat dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari empat kegiatan, yaitu (1) Perencanaan, dilakukan untuk mengidentifikasi masalah/ kasus dan merencanakan kegiatan pembinaan seperti mempersiapkan perangkat pembinaan, membuat alat evaluasi dan instrumen penelitian. (2) Pelaksanaan, yaitu melaksanakan kegiatan pembinaan, (3) Observasi, yaitu pengambilan data tentang proses kegiatan dan hasil pembinaan. (4) Refleksi, adalah kegiatan untuk menganalisa data hasil pengamatan. Subyek penelitian adalah guru-guru MI Al-Manar yang berjumlah 23 guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai, yaitu Manajemen Kepala Madrasah dari hasil monitoring evaluasi pada tiap siklusnya mengalami peningkatan. Pada siklus I menunjukkan kategori yang cukup (48 %). Pada siklus II menunjukkan kategori yang sangat baik (84 %). Kinerja Kepala Madrasah dalam melakukan supervisi akademik pada guru MI Al-Manar pada tiap siklusnya mengalami peningkatan. Pada siklus I menunjukkan kategori yang cukup (64 %). Pada siklus II menunjukkan kategori yang sangat baik (84 %). Nilai Administrasi Pendidikan Guru dalam Melaksanakan Tugas KBM hasil supervisi akademiki yang dilakukan oleh kepala MI Al-Manar yang bekerjasama dengan pengawas madrasah (kolaboratif) pada tiap siklusnya yaitu mengalami peningkatan pada siklus I dan Siklus II. Pada awal sebelum adanya tindakan sekolah rata-rata 53,3, pada siklus I setelah adanya penelitian tindakan sekolah mencapai rata-rata 61.8, dan pada siklus II mengalami peningkatan yang cukup signifikan mencapai rata-rata 83,4.
Copyrights © 2020