Kenakalan oleh anak atau remaja sudah seharusnya menjadi perhatian khusus dan harus ditindak lanjuti dengan tegas karena hal ini merupakan ancaman besar bagi bangsa dan negara di masa yang akan datang. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menganalisa bahwa perlu usaha-usaha serius untuk menghidupkan dan merevitalisasi nilai-nilai budaya dalam kearifan lokal yang bersumber dari norma agama dan norma lain yang ada di masyarakat untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. “Pendekatan kualitatif dapat digunakan apabila ingin melihat dan mengungkapkan suatu keadaan maupun suatu objek dalam konteksnya. Kesimpulan dari tulisan ini bahwa nilai nilai kearifan lokal harus lebih banyak diperkenalkan kepada para remaja agar para remaja memiliki ketahanan mental dalam menghadapi perubahan sosial dan era globalisasi dan era digital saat ini. Berbagai nilai kearifan lokal ini hendaknya dipahami dan diamalkan, bukan sekedar disimpan dalam lembaran kertas atau hanya warisan bangsa yang tertata rapih dalam museum semata.
Copyrights © 2020