Empati memegang peranan penting dalam pembangunan perilaku prososial dan kompetensi social pada fase anak. Anak yang memiliki tingkat emptai yang tinggi akan mampu menyesuaikan diri dengan baik di lingkungannya dan menunjukkan rasa kasih sayang terhadap sesama. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen sebanyak lima (5) sesi, 120 menit setiap sesinya. Penelitian ini melibatkan 20 anak usia 9-12 tahun di SD “X” Samarinda, dengan metode bermain peran untuk meningkatkan perilaku empati. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Empati untuk Anak (SEA) yang disusun oleh peneliti dan memperoleh nilai koefisen alpha sebesar 0.899. Uji-t menemukan bahwa ada peran signifikan metode bermain peran dalam meningkatkan empati pada anak yang terlibat dalam penelitian (t= 4.884, p<.005)
Copyrights © 2018