Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran kecemasan dan bentuk strategi coping pada perempuan korban kekerasan dalam pacaran di samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Responden dalam penelitian ini diambil secara purposive sampling dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam dengan keempat subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat subjek dalam penelitian ini mengalami kekerasan fisik, psikis, seksual dan ekonomi. Kekerasan yang dialami wanita dapat memiliki berbagai efek, salah satunya kecemasan. Meskipun memperlihatkan strategi kecemasan dan koping yang berbeda satu sama lain, keempat subjek menggunakan dua bentuk strategi koping yaitu coping berfokus masalah dan koping berfokus emosi. Subjek SF memiliki kecemasan dalam kategori tinggi dan memilih bertahan dalam hubungannya. Subjek FP mengalami kecemasan dalam kategori sedang dan memilih untuk mengakhiri hubungan. Sedangkan subjek AF dan DD sama-sama memiliki kecemasan dalam kategori tinggi dan memilih untuk mengakhiri hubungannya. Walaupun subjek masih merasa cemas, namun penggunaan dua strategi koping ini setidaknya dapat mengurangi rasa stres subjek dan membantu subjek untuk berinteraksi.
Copyrights © 2018