Pernikahan komuter merupakan fenomena umum yang terjadi di Indonesia. Pemisahan tempat tinggal antara dua pasangan suami istri disebabkan oleh kebutuhan finansial keluarga, pekerjaan profesional di tempat kerja dan pengakuan potensi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hubungan intim dan subyektif istri yang menjalani pernikahan komuter di Samarinda. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah mengolah dan menyiapkan data untuk dianalisis, membaca seluruh data, menganalisis lebih detail dengan pengkodean data, menerapkan proses koding, membuat narasi dan interpretasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa beberapa faktor keintiman yang dirasakan keempat subjek tersebut berawal dari kesamaan minat dan kebiasaan pola pikir, ketertarikan fisik antara dua orang atau lebih, status sosial ekonomi yang tidak jauh berbeda, serta rasa pengakuan dan penghargaan dari orang lain. orang-orang. Sedangkan pada kesejahteraan subjektif terdapat faktor-faktor yang mempengaruhinya seperti temperamen, karakteristik pribadi lainnya, pendapatan dan pengaruh sosial budaya. Pernikahan bisa menahan rasa syukur yang ada di keempat mata pelajaran.
Copyrights © 2018