JURNAL ILMIAH KESEHATAN & KEBIDANAN
Vol 6 No 2 (2017): HUBUNGAN PROMOSI KESEHATAN DENGAN PERILAKU SEKS PRANIKAH MAHASISWI D-III KEBIDANA

HUBUNGAN PROMOSI KESEHATAN DENGAN PERILAKU SEKS PRANIKAH MAHASISWI D-III KEBIDANAN DI SMRH TAHUN 2016

Diah Warastuti (STIKes Mitra RIA Husada)



Article Info

Publish Date
28 Dec 2018

Abstract

Promosi kesehatan disekolah merupakan langkah strategis sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat, yang merupakan investasi bagi pembanguan bangsa paling efektif. Golongan anak sekolah merupakan usia remaja. Menurut survei SDKI 2012 dibandingkan SDKI 2007 dan SDKI 2002, terjadi peningkatan hubungan seks pranikah remaja 8,3%. Berdasarkan survei pendahuluan didapatkan satu mahasiswi SMRH telah melakukan seks pra nikah lebih dari 50% mahasiswi beresiko melakukan seks pranikah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menjelaskan hubungan promosi kesehatan dengan perilaku seks pranikah mahasiswi D-III kebidanan di SMRH tahun 2016. Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian menggunakan Cross Sectional. Sampelnya menggunakan total populasi mahasiswi D-III kebidanan SMRH, sebanyak 205 orang. Analisis menggunakan uji kai kuadrat dan uji regresi logistik ganda. Terdapat hubungan yang signifikan antara penegtahuan, sikap, lingkungan teman sebaya, efikasi diri dan penggunaan media informasi dengan perilaku seks pranikah. Efikasi diri merupakan variabel yang dominan berhubungan dengan perilaku seks pra nikah mahasiswi SMRH, dengan nilai OR 7.050. Untuk mencegah perilaku seks pranikah diharapkan adanya program promosi kesehatan dengan mengoptimalisasi web yang ada, serta SMRH memfasilitasi sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan prmbentukan mahasiswi yang berkarakter. Kata kunci : Perilaku Seks Pranikah, Efikasi Diri

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

Jkk

Publisher

Subject

Humanities Health Professions Public Health

Description

Ilmu kesehatan masyarakat : administrasi kebijakan kesehatan, administrasi rumah sakit, kesehatan reproduksi, promosi kesehatan, keselamatan kecelakaan kerja, epidemiologi, surveillance dan gizi. Kebidanan : kesehatan Ibu dan Anak, pelayanan Kebidanan Komplementer, kepemimpinan dan kebijakan ...