Abstract: Philosophy is a method of thinking systematically and critically. In connection with Christian religious education, it must be studied systematically and critically as basis for knowledge so that it is parallel to other sciences that show real benefits for the development of humanity. The author will describe Christian Religious Education as a science praxis ontologically, epistemologically and axiologically. The method used in this research is systematic literature study approach. Ontologically Christian religious education must be a strong guide towards the journey of human life so that it is able to exist and exist both theologically and socially. Epistemology talks about knowledge. Epistemologically, the Bible and Jesus are the epistemological sources of Christian religious education. Axiology speaks of utility value. The axiological foundation of Christian Religious Education is a loving humanist inspired by Christian values. In other words, it axiology helps to humanize humans and free them from the alienation of their human role in life. Abstrak: Filsafat merupakan metode berfikir secara sistematis dan kritis. Sehubungan dengan pendidikan agama Kristen, maka ia harus dikaji secara sistematis dan kritis sebagai basis ilmu sehingga mampu sejajar dengan ilmu-ilmu lain yang menunjukkan kemanfaatan nyata bagi perkembangan kemanusiaan. Penulis akan menguraikan Pendidikan Agama Kristen sebagai praksis ilmu secara ontologis, epistemologis dan aksiologis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan studi literatur. Secara ontologis pendidikan agama Kristen harus menjadi pedoman yang kuat kearah perjalanan hidup manusia supaya ia mampu ber-ada dan ber-eksistensi baik secara teologis maupun sosial. Epistemologi berbicara tentang pengetahuan. Secara epistemologis, Alkitab dan Yesus adalah sumber epistemologi pendidikan agama Kristen. Aksiologi berbicara tentang nilai kegunaan. Landasan aksiologis pendidikan agama Kristen adalah humanis yang penuh kasih yang dijiwai oleh nilai-nilai kristiani. Dengan kata lain aksiologis dapat membantu memanusiakan manusia dan membebaskannya dari keterasingan fungsi kemanusiaannya dalam kehidupan.
Copyrights © 2020