Pada konstruksi yang kondisi tanah lunak dengan ketebalan yang cukup dalam seperti di Banjarmasin, secara teknis mempunyai sifat – sifat geoteknik yang tidak menguntungkan. Seiring tuntutan kebutuhan, tingkat kepadatan lalu lintas yang semakin tinggi terutama permasalahan kemacetan yang panjang pada persimpangan jalan Gatot Subroto Banjarmasin memastikan perlu adanya konstruksi jembatan Flyover yang dibangun di tengah kota. Konstruksi pondasi boredpile dengan diameter besar memerlukan perhatian khusus bagi inspektur geoteknik dalam pengawasan konstruksi jembatan khususnya pada Flyover. Penggunaan Boredpile dengan diameter 2000 mm merupakan konstruksi pondasi pertama kali yang dilaksanakan di Banjarmasin, dengan kedalaman instalasi mencapai 60 meter rencana memerlukan metode pelaksanaan dalam piling record sesuai dengan code/ standar yang berlaku termasuk didalamnya adalah pengujian – pengujian yang dilakukan pada Boredpile dalam rangka mencapai quality assurance yang diperlukan.
Copyrights © 2016