Artikel ini mendiskusikan tentang metodologi kritik hadis dan ragam pendekatan dalam memahami hadis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan dan analisis isi terhadap bukubuku serta artikel-artikel yang berhubungan dengan penelitian yang sedang dilakukan. Hadis sebagaimana telah dimaklumi terdiri atas dua unsur, yaitu sanad dan matan. Maka kritik hadis dilakukan terhadap kedua unsur tersebut. Kritik sanad dilakukan untuk menguji ketersambungan sanad, kualifikasi rawi, dan keterpeliharaanya dari adanya kontradiksi substantif dengan jalur sanad yang lain serta keterhindarannya dari ‘illat yang dapat membatalkan keshahihannya. Kritik matan dilakukan untuk menguji keterhindarannya dari kontradiksi, syadh, dan ‘illat. Setelah hadis secara ilmiah terbukti shahih, selanjutnya pengkajian hadis dilakukan pada aspek pemahaman. Secara garis besar pendekatan dalam memahami hadis terdiri dari dua bentuk pendekatan, yaitu pendekatan tekstual dan kontekstual.
Copyrights © 2020