Masyarakat Indonesia
Vol 37, No 2 (2011): Majalah Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia

UPAYA MENGELOLA KERAGAMAN DI INDONESIA PASCA REFORMASI

Muhammad Fakhry Ghafur (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)



Article Info

Publish Date
16 Jan 2017

Abstract

Persoalan keragaman (agama, budaya, adat, bahasa dan sebagainya)merupakan fenomena yang telah ada sejak awal sejarah Indonesia.Anthony Reid (1990) dalam bukunya Southeast Asia in the Age ofCommerce mengatakan bahwa interaksi budaya dan agama di Indonesiasudah ada sejak ribuan tahun yang lalu, bahkan sebelum munculnyakerajaan Sriwijaya di Palembang ataupun Majapahit di Jawa Timur.Karenanya tidaklah mengherankan jika di Indonesia tumbuh berbagaimacam agama, budaya, suku bangsa dan etnis. Hubungan lintas budayadan agama masyarakat Indonesia sejak dulu telah mampu menghasilkansikap pluralis dan toleran dalam menyikapi perbedaan budaya danagama. Respons positif atas pluralitas yang diwariskan oleh pendahulubangsa ini, oleh founding fathers kita dijadikan sebagai motto nasional,yakni Bhineka Tunggal Ika, yang biasa diterjemahkan sebagai kesatuandalam keragaman. Motto ini menunjukkan kesadaran pendiri bangsa iniatas realitas kemajemukan yang terdapat di Indonesia.

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

jmiipsk

Publisher

Subject

Religion Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Artikel yang dimuat dalam Jurnal Masyarakat Indonesia dapat berbasis hasil penelitian maupun pemikiran, dengan fokus bahasan yang berkaitan dengan perihal masyarakat Indonesia. Tiap terbitan memiliki tema yang berbeda-beda dan dapat ditelaah dari berbagai disiplin ilmu berdasar sudut pandang ...