Masyarakat Indonesia
Vol 44, No 1 (2018): Majalah Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia

KONSTRUKSI FEMININITAS DAN PROBLEMATIKA EKSPRESI RUANG PUBLIK VIRTUAL

Widjajanti M. Santoso (Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan, LIPI)



Article Info

Publish Date
10 Jan 2019

Abstract

Konstruksi femininitas menunjukan perubahan sosial, dan dapat dilihat dari konstruksi perempuan anak revolusi pada masa Orla; ibuisme pada masa Orba; namun pada masa Orde Reformasi, seakan terjadi situasi paradoks dimana, perempuan kembali perlu berjuang untuk representasinya. Ekspresi femininitas di ruang publik merupakan gambaran dari pandangan yang beredar di masyarakat tentang perempuan. Dalam hal ini ruang publik yang muncul adalah ruang publik di media sosial seperti di WA, dan lainnya. Konstruksi sosial menunjukan kesenjangan antara masalah perempuan yang diangkat oleh gerakan perempuan dengan tumbuhnya konstruksi yang tidak melihat adanya masalah perempuan. Peran individu ataupun institusi yang melakukan konstruksi sosial saat ini, berada di ruang publik virtual, yang membuat upaya upaya meningkatkan peran perempuan menjadi gamang. Di dalam proses ini konstruksi heteronormativitas menguat yang membuat peran peran perempuan terdorong kembali ke ruang domestik dan menghasilkan gambaran ambigu tentang peran perempuan di ruang publik, termasuk di ruang publik virtual.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jmiipsk

Publisher

Subject

Religion Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Artikel yang dimuat dalam Jurnal Masyarakat Indonesia dapat berbasis hasil penelitian maupun pemikiran, dengan fokus bahasan yang berkaitan dengan perihal masyarakat Indonesia. Tiap terbitan memiliki tema yang berbeda-beda dan dapat ditelaah dari berbagai disiplin ilmu berdasar sudut pandang ...