JPS
Volume VI, Nomor 1, Mei 2020

Eksistensi Pomanduno pada Masyarakat Lipu-Katobengke

Rustam Awat (Universitas Dayanu Ikhsanuddin)
Devi Agustin (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 May 2020

Abstract

Masalah penelitian ini: 1) bagaimana latar belakang munculnya pomanduno pada masyarakat Lipu-Katobengke; 2) bagaimana eksistensi pomanduno pada masyarakat LipuKatobengke;dan 3) apa saja faktor yang mempengaruhi berkurangnya pomanduno padamasyarakat Lipu-Katobengke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) latar belakang munculnya pomanduno pada masyarakat Lipu-Katobengke; 2) eksistensi pomanduno pada masyarakat Lipu-Katobengke; 3). faktor-faktor yang mempengaruhi berkurangnya pomanduno pada masyarakat Lipu-Katobengke. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan sosial budaya. Sumber data penelitian ini yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Instrumen penelitian yaitu pedoman wawancara, alat tulis, alat perekam, dan kamera digital. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) latar belakang munculnya pomanduno bermula dari didatangkannya pembuat gerabah oleh Sultan Murhum dari daratan Muna untuk membuat kebutuhan kesultanan yang ditempatkan di Kakota-kota, dimana merupakan tempat yang dilalui leluhur masyarakat Lipu-Katobengke untuk mencari kerang-kerangan di sekitar pantai. Kemudian aktitivas pembuat gerabah dilihat oleh leluhur masyarakat Lipu-Katobengke dan dari situlah mereka mulai belajar membuat gerabah. Versi lain menyatakan bahwa pomanduno memang sudah berasal dari leluhur orang-orang Lipu-Katobengke. 2). Eksistensi pomanduno di Lipu-Katobengke pada zaman dulu hampir setiap rumah terdapat pomanduno. Selain berkebun, masyarakat juga membuat gerabah (pomandu), bahkan anak-anak juga melibatkan diri. Dari sinilah muncul bibit-bibit baru seorang pomanduno. Seiring berjalannya waktu pomanduno semakin hari semakin berkurang, dan kini dapat dikatakan sebagai generasi terakhir. 3). Faktor-faktor yang mempengaruhi kurangnya pomanduno ada dua yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal terdiri atas usia, alih profesi, tidak berjalannya proses pewarisan dan pendidikan, sedangkan faktor eksternal terdiri atas bahan baku, permintaan pasar yang menurun, dan penggunaan perabot dapur berbahan plastik dan logam.

Copyrights © 2020






Journal Info
JPS

Abbrev

sejarah

Publisher

Subject

Arts Library & Information Science Social Sciences Other

Description

Jurnal Pendidikan Sejarah FKIP Unidayan mengkaji berbagai hal diantaranya kajian tentang kebudayaan, sejarah, dan penelitian tindakan kelas. Lembaga Jurnal Pendidikan Sejarah FKIP Unidayan terbit dua nomor dalam satu tahun (Mei dan November). Redaksi menerima dari staf pengajar (guru dan dosen), ...