Ada beberapa faktor yang memengaruhi perkembangan anak, diantaranya adalah faktor keturunan (hereditas) dan lingkungan perkembangan. Lingkungan perkembangan siswa meliputi lingkungan keluarga, sekolah, teman sebaya, dan masyarakat. Setiyati (2014) mengemukakan bahwa budaya sekolah memberi gambaran hubungan antara guru dengan guru, guru dengan pimpinan sekolah, guru dengan staf sekolah, dan dinas di lingkungannya. Dapat dikatakan bahwa budaya moral di sekolah sangat diperlukan agar terciptanya suasana yang efektif antara kepala sekolah, guru, serta siswa untuk meneladani nilai-nilai yang ada di sekolah. Peneliti memilih sampel beberapa sekolah dasar di kota Cirebon menurut teknik purposive sampling. Pada data kemudian dilakukan uji untuk melihat besar pengaruh variabel bebas (kultur dan pembiasaan positif) terhadap variabel terikatnya (karakter religius dan peduli lingkungan). Simpulan yang diambil adalah pernyataan bahwa Karakter religius dan kepedulian siswa terhadap lingkungan cukup dipengaruhi oleh kultur serta pembiasaan positif di sekolah.
Copyrights © 2019