Laboratorium Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi (PSKE) Universitas Sebelas Maret Surakarta merupakan laboratorium yang mempunyai dua kursi antropometri untuk kegiatan praktikum dan penelitian yaitu kursi antropometri kayu dan kursi antropometri besi. Setiap semester gasal dilaksanakan praktikum yang melakukan pengukuran dimensi tubuh menggunakan kursi antropometri. Dalam proses pengukuran kedua kursi antropometri mempunyai cara yang berbeda sehingga waktu yang dihasilkan juga berbeda. Untuk mengetahui prosentase perbandingan waktu pengukuran maka dihitung waktu baku yang menggunakan metode perhitungan jam henti.Dari hasil perhitungan waktu baku maka diketahui bahwa kursi antropometri besi memerlukan waktu pengukuran 60% lebih lama dibandingkan dengan kursi antropometri kayu. Hal ini karena ada proses mengangkat kursi antropometri besi waktu lebih lama karena berat dan harus memutar sekrup untuk mengencangkan agar tidak mencederai mahasiswa yang sedang diukur.
Copyrights © 2019