Budidaya jamur tiram sejatinya adalah pemanfaatan limbah serbuk kayu sebagai bahan baku pembuatan baglog jamur. Namun dalam perkembangannya budidaya jamur tiram menghasilkan limbah baru yang jauh lebih berbahaya dari pada bahan dasar pembuatannya yaitu plastik pembungkus baglog. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu gambaran tentang dapat berfungsinya alat pencetak log tanpa plastik dan gambaran tentang teknik budidaya jamur tiram tanpa menggunakan plastik baglog menggunakan bak kontainer sebagai tempat penumbuhan miselia jamur tiram. Hasil dari penelitian ini budidaya jamur tiram dapat dilaksanakan tanpa menggunakan plastik baglog namun dari segi pengerjaan menjadi lebih rumit dan membutuhkan waktu yang lebih lama dalam proses pencetakan log dan penyusunan 12 buah log dalam bak kontainer ukuran 40 Liter, miselia dapat berkembang, namun pada fase penumbuhan miselia jamur dalam bak kontainer miselia jamur saling merekatkan susunan log menjadi satu dan sulit terpisahkan
Copyrights © 2019