Penelitian ini menganalisis persepsi mahasiswa akuntansi terhadap etika profesi akuntan yaitu integritas, objektivitas, dan independensi sebelum dan sesudah menempuh mata kuliah etika bisnis dan profesi. Penelitian ini adalah penelitian eksplorasi dengan menggunakan judgment sampling dalam pengambilan data. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa jurusan akuntansi semester 4 dan 6. Mahasiswa semester 4 sudah menempuh Mata Kuliah Auditing 1 dan Auditing 2, tetapi belum menempuh Mata Kuliah Etika Bisnis dan Profesi, sedangkan mahasiswa semester 6 sudah menempuh Mata Kuliah Auditing 1, Auditing 2 dan Etika Bisnis dan Profesi. Metode Analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan uji beda lavene test. Hasil penelitian menunjukan t sebesar -0,942 (sebelum) dan -0,950 (sesudah) dengan signifikansi 0,05, terdapat perbedaan persepsi mahasiswa semester 4 dan semester 6 berkaitan dengan “Integritas Akuntan” (X1). Berkaitan dengan “Objektivitas Akuntan” (X2) diperoleh nilai t sebesar 0,300 (sebelum) dan 0,302 (sesudah) dengan signifikansi 0,05, artinya tidak terdapat perbedaan antara mahasiswa semester 4 dengan semester 6. Sedangkan persepsi mahasiswa terhadap “Independensi Akuntan” (X3) diperoleh nilai t sebesar 3,595 (sebelum) dan 3,609 (sesudah) dengan signifikansi 0,05, artinya tidak terdapat perbedaan. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa penambahan kurikulum Mata Kuliah Etika Bisnis dan Profesi di Jurusan Akuntansi telah mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa berkaitan dengan Objektivitas Akuntan dan Independensi Akuntan.Kata Kunci: Persepsi, Integritas, Objektivitas, Independensi, Etika Bisnis dan profesi
Copyrights © 2012