Tulisan ini mencoba mengkaji kerukunan antar umat beragama dari sudut pandang filsafat perennial. Filsafat perennial di sini diposisikan bukan sebagai salah satu cabang filsafat, tetapi sebagai sebuah pendekatan yang sering dipakai dalam studi agama-agama. Dengan memakai pendekatan ini maka kemajemukan dalam masyarakat kita, terutama kemajemukan dalam beragama yang sering ditengarai menyimpan benih-benih konflik, dapat disikapi secara tepat karena yang akan dilihat bukanlah perbedaan-perbedaan yang selama ini menjadi kendala kerjasama antar umat beragama, tetapi yang dilihat adalah kesamaan-semaan yang dimiliki oleh semua agama. Pendekatan ini bukan melihat bentuk tetapi melihat substansi dari agama sebagai sesuatu yang permanen dalam setiap agama di dunia. Pendekatan ini juga akan memungkinkan munculnya platform yang sama dari kalangan pemeluk agama yang berbeda-beda sehingga kemajemukan itu bukan menjadi potensi bencana tetapi ia merupakan rahmat yang mendatangkan kesejahteraan.
Copyrights © 2003