Solissa, Abdul Basir
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Filsafat Perennial: Pendekatan Untuk Kerukunan Antar Umat Beragama Solissa, Abdul Basir
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol 2, No 2 (2003)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rejusta.2003.%x

Abstract

Tulisan ini mencoba mengkaji kerukunan antar umat beragama dari sudut pandang filsafat perennial. Filsafat perennial di sini diposisikan bukan sebagai salah satu cabang filsafat, tetapi sebagai sebuah pendekatan yang sering dipakai dalam studi agama-agama. Dengan memakai pendekatan ini maka kemajemukan dalam masyarakat kita, terutama kemajemukan dalam beragama yang sering ditengarai menyimpan benih-benih konflik, dapat disikapi secara tepat karena yang akan dilihat bukanlah perbedaan-perbedaan yang selama ini menjadi kendala kerjasama antar umat beragama, tetapi yang dilihat adalah kesamaan-semaan yang dimiliki oleh semua agama. Pendekatan ini bukan melihat bentuk tetapi melihat substansi dari agama sebagai sesuatu yang permanen dalam setiap agama di dunia. Pendekatan ini juga akan memungkinkan munculnya platform yang sama dari kalangan pemeluk agama yang berbeda-beda sehingga kemajemukan itu bukan menjadi potensi bencana tetapi ia merupakan rahmat yang mendatangkan kesejahteraan.
PERNIKAHAN DAN RELASI KEDUDUKAN SUAMI-ISTRI DI MALUKU, ANTARA ADAT, PENDIDIKAN, DAN AGAMA: STUDI KASUS TERHADAP KELUARGA MUSLIM DI JAZIRAH LEIHITU DAN KECAMATAN SIRIMAU MALUKU Solissa, Abdul Basir
Al-Mazaahib: Jurnal Perbandingan Hukum Vol. 3 No. 2 (2015): Al-Mazaahib
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-mazaahib.v3i2.2834

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pernikahan dan relasi kedudukan suami istri di Maluku terutama dalam Keluarga Muslim di Jazirah Leihitu dan Kecamatan Sirimau Maluku, ditinjau dari segi pendidikan, adat dan agama. Penelitian ini dihasilkan bahwa pendidikan, adat dan agama dalam masyarakat muslim Maluku terutama di daerah Jazirah Leihitu dan Sirimau saling memberikan pengaruhnya terhadap adat perkawinan dan relasi dalam keluarga. Tingkat pendidikan menjadi varian dalam penentuan jumlah biaya atau harta perkawinan yang harus diberikan oleh calon mempelai laki-laki dan keluarganya kepada pihak mempelai perempuan. Pluralitas adat di Sirimau yang merupakan wilayah Ambon Kota, juga mempengaruhi adat perkawinan dan relasi laki-laki dan perempuan dalam keluarga, walaupun adat Maluku asli yang masih harus tetap diindahkan oleh para pendatang. Adapun agama dalam adat perkawinan dan relasi keluarga di masyarakat Maluku ini juga memiliki pengaruhnya walaupun sedikit, di mana ternyata adat tetap lebih dominan. Misalnya konsep harta atau biaya perkawinan lebih dominan daripada mahar, waris adat yang membagi warisan dnegan system mayorat patrelenial juga masih kental di masyarakat.