Keberadaan umat Islam di negara-negara Barat saat ini-seperti halnya di Jerman-berada pada posisi minoritas. Mereka datang dari berbagai negara yang mayoritas berpenduduk muslim dengan berbagai alasan dan latar belakang. Di antara alasan kaum muslimin datang ke Jerman adalah untuk mencari pekerjaan dan melanjutkan pendidikan, sedangkan latar belakang mereka ada yang berpendidikan ada juga yang tidak berpendidikan sama sekali. Adanya perbedaan alasan dan latar belakang tersebut serta beragamnya negara asal telah menyebabkan minoritas muslim di Jerman menghadapi berbagai masalah, baik secara internal maupun eksternal. Secara internal minoritas Muslim cenderung tidak bisa menyatukan visi gerakan karena sebagian besar masih berpegang dan berafiliasi pada idiologi dan aliran agama sesuai negara asal masing-masing. Secara eksternal, minoritas muslim menghadapi dilema antara keinginan untuk berintegrasi dan melakukan adaptasi dengan kelompok mayoritas dominan atau tetap mempertahankan identitas "keislamannya" beserta konsekuensi yang harus dipikulnya. Bila dilema tersebut tidak segera teratasi, maka peran minoritas Muslim akan selalu dinafikan.
Copyrights © 2002