Relasi gender merupakan isu klasik yang tetap dikaji dalam studi-studi ilmiah. Sebagai isu sentral dalam relasi antara laki-laki dan perempuan, studi gender senantiasa menghasilkan beragam interpretasi dari berbagai latar belang kajiannya. Pemikiran Amina Wadud, sebagai seorang pionir studi gender dalam dunia Islam, juga sangat relevan di dalam diskursus gender. Menurut Wadud relasi laki-laki dan perempuan tidak dilihat sebagai relasi hirarkis-struktural tetapi lebih pada relasi fungsional. Dengan pendekatan ini, artikel berikut akan mengeksplorasi pemikiran Amina Wadud tentang “bagaimana seharusnya†relasi laki-laki dan perempuan berdasarkan nash-nash al-Qur’an sebagai dasar pijak kehidupan umat Islam.
Copyrights © 2005