Religi: Jurnal Studi Agama-agama
Vol 1, No 2 (2002)

Poskolonial dalam Studi Keagamaan

Paryanto, Paryanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Oct 2019

Abstract

Tulisan ini memaparkan teori poskolonial sebagai alat analisis dan prospeknya dalam studi agama dan budaya. Secara Umum tulisan ini terbagi menjadi tiga bagian. Pada bagian pertama yang merupakan pendahuluan dari artikel, dikemukakan tentang kemunculan poskolonial yang pada dasarnya memiliki keterkaitan dengan proses kolonilasi di berbagai negara yang dikuasai oleh kekuatan Eropa. Pada bagian kedua, diuraikan tentang teori poskolonial secara umum dan bagaimana keterkaitannya dengan studi agama dan budaya. Sebagai pendatang baru dalam kancah studi agama dan budaya, teori poskolonial ini belum begitu banyak digunakan oleh ilmuan Indonesia. Padahal, lahan studi untuk teori ini begitu melimpah, mulai dari persoalan bahasa, agama, sejarah hingga etnik. Isu dan konsep-konsep yang ditawarkan pun cukup relevan dengan kondisi kekinian seperti subordinasi, hibriditas, dan kreolisasi, mimikri, wacana-tanding, dan sebagainya. Bagian ketiga atau terakhir dari artikel ini mengulas tentang prospek teori poskolonial untuk diterapkan dalam kancah studi agama, terutama studi keislaman. Menurut penulis, penggunaan teori poskolonial dalam studi keislaman akan banyak memberikan berbagai perspektif baru, misalnya dalam studi al-Quran, dakwah, maupun pendidikan Islam. Meski belum mampu memberikan penjelasan menyeluruh tentang teori poskolonial, tetapi setidaknya artikel ini mengenalkan teori tersebut. 

Copyrights © 2002






Journal Info

Abbrev

Religi

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Religi: Jurnal Studi Agama-Agama is an open access peer reviewed research journal published by Department of Religious Studies, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Religi: Jurnal Studi Agama-Agama is providing a platform for the researchers, academics, professional, practitioners and students to impart ...