Sebuah model matematika untuk menghitung nilai hujan bermanfaat dipergunakan untuk melakukan simulasi. Simulasi bermaksud menyelidiki pengaruh manajemen air terhadap hujan barmanfaat. Dalam hal ini, hujan harian merupakan data dasar. Parameter yang mempengaruhi proses transfer nilai hujan menjadi nilai hujan bermanfaat adalah tinggi pematang sawah. dengan genangan air minimum di petak sawah dan genangan normal sebagai variabel: Manajemen air di petak sawah dicerminkan dengan pengaturan genangan minimum (GEMIN) dan genangan normal (GNOR). Namun karena dalam praktek irigasi dapat dilakukan pengaturan tinggi pemalang sebagai genangan air maksimum (GEMAK). maka studi simulasi cara-cara manejemen air dilakukan dengan merubah-rubah nilai GEMAK. GEMIN, dan GSET. Variabel tersebut digunakan dalam model untuk transfer masukan data hujan menjadi keluaran nilai hujan bermanfaat. Dengan 1400 alternatif masa tanam padi pada kurun waktu 5 tahun data, akhirnya dapat disimpulkan bahwa faktor dominan cerminan pengaruh manajemen air terhadap nilai keluaran hujan bermanfaat (GEMAK - GNOR). Hasil studi yang menarik untuk kasus data hujan di Sempor yaitu pengaruh permulaan masa tanam terhadap nilai hujan bermanfaat musiman yang berubah-ubah dan tahun Ke tahun.
Copyrights © 1990