Penelitian ini bertujuan untuk mencari-temukan penyebab penyimpangan seksual yang terjadi pada kaum homoseksual atau LGBT dan prosedur konseling REBT dalam menangani masalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, studi dokumentasi dan informasi audio visual serta analisis deskriptif dilakukan dengan menarik kesimpulan dari makna-makna deskriptif yang bersumber dari data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku LGBT disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya adalah (1) faktor habit atau kebiasaan, (2) pengalaman masa kecil, (3) pengaruh lingkungan, (4) pengaruh teman sebaya, (5) kekerasan fisik, (6) hormon dalam tubuh, dan (7) gaya hidup. Sementara prosedur konseling Rational Emotive Behavior digunakan sebagai treatment penyimpangan seksual kaum LGBT, yaitu: (1) menunjukkan sistem keyakinan irrational belief pada klien, memotivasi klien untuk berubah, (2) membantu klien untuk memodifikasi pikiran dan perasaan mereka menjadi lebih rasional dan masuk akal, (3) mengurangi tingkat frekuensi pemikiran klien yang tidak masuk akal, (4) mengembangkan filosofi hidup klien, (5) menunjukkan konsekuensi negatif apabila klien tetap memelihara keyakinan irasionalnya, (6) komitmen dan rencana dari klien agar mau berubah, (7) intervensi konselor untuk melakukan intervensi spiritual.
Copyrights © 2020