Telah dilakukan penelitian dampak pemanasan global terhadap perubahan pola hujan bulanan diIndonesia dengan menggunakan data luaran model GCM -CSIRO (Mk 3.0) dan CGCM3.1 (T47).Wilayah kajian Aceh, (tipe hujan monsun), Solok (tipe hujan ekuatorial) dan Ambon (tipe hujanlokal), periode 1900-2000. Persoalan utama dalam kajian dengan luaran Global Circulation Model(GCM) adalah resolusi yang terlalu rendah, sehingga digunakan statistical downscaling (SD) untukmeningkatkan informasi (resolusi tinggi). Berbagai metode SD digunakan dengan tujuan untukmendapatkan luaran dengan akurasi tinggi, diantaranya regresi komponen utama (RKU), jaringansyaraf tiruan (JST), dan regresi splines adaptif berganda (RSAB). Berdasarkan hasil validasi model,metode RSAB mempunyai tingkat akurasi yang relatif stabil tinggi diberbagai wilayah kajian.
Copyrights © 2007