Berdasarkan data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) pemberian ASI eksklusif di dunia pada tahun 2016 baru berkisar 38 % dibandingkan dengan target WHO yang mencapai 50%, maka angka tersebut masihlah jauh dari target. yang dikumpulkan International Baby Food Action Network (IBFAN) 2014. Di Indonesia meskipun sejumlah besar perempuan (96%) menyusui anak mereka dalam kehidupan mereka, hanya 42% dari bayi yang berusia di bawah 6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif (IBI, 2018). Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan pekerjaan dan tingkat pendidikan terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Subjek penelitian ini seluruh ibu menyusui yang memiliki bayi berusia 6-24 bulan. Jenis penelitiannya analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2020 di BPM Nurhasanah Bandar Lampung. Hasil uji statistik pada ibu bekerja, diperoleh Nilai p-value = 0,014 (p 0,05), sehingga ada hubungan yang signifikan antara ibu bekerja dengan pemberian ASI eksklusif, OR = 5,98. Hasil uji statistik pada tingkat pendidikan diperoleh nilai p = 0,678 0,05, sehingga tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan pemberian ASI esklusif. Saran untuk tenaga kesehatan agar memberikan konseling ASI terutama persiapan ibu yang bekerja dalam memberikan ASI eksklusif.
Copyrights © 2020