Jurnal Kedokteran Syiah Kuala
Vol 17, No 3 (2017): Volume 17 Nomor 3 Desember 2017

DUA KASUS ACQUIRED PROTHROMBIN COMPLEX DEFICIENCY DENGAN PERDARAHAN INTRAKRANIAL : LAPORAN KASUS

Jufitriani Ismy (Bagian fisiologi/Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Unsyiah)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2017

Abstract

Abstrak. Acquired Prothrombin Complex Deficiency (APCD) merupakan perdarahan spontan yang disebabkan oleh penurunan aktivitas faktor koagulasi yang tergantung vitamin K (faktor II, VII, IX dan X), sedangkan aktivitas faktor koagulasi lain, kadar fibrinogen dan jumlah trombosit masih dalam batas normal. Insiden tertinggi APCD pada anak usia 3 – 8 minggu. Dilaporkan 2 kasus APCD di RS Zainoel Abidin Banda Aceh dengan hasil CT-Scan tampak adanya perdarahan Subaracnoid haemorhagic, Subdural haemorhagic, Intracranial Haemorhagic dan Edema cerebri. Pasien mengalami penyembuhan tanpa dilakukan intervensi bedah.Kata kunci : Acquired Prothrombin Complex Deficiency , vitamin K, Perdarahan Subaracnoid haemorhagic, Subdural haemorhagic, Intracranial Haemorhagic AbstractAcquired Prothrombin Complex Deficiency (APCD) is a spontaneous haemorrhage caused by decreased vitamin K-dependent coagulation factor activity (factor II, VII, IX and X), while other coagulation factor activity, fibrinogen levels and platelet counts are within normal limits. Highest incidence of APCD at age 3 - 8 weeks. Reported 2 cases of APCD in RS Zainoel Abidin Banda Aceh with CT-Scan result seen bleeding Subaracnoid haemorhagic, Subdural haemorhagic, Intracranial Haemorhagic and Edema cerebri. The patient is healed without surgical intervention.Key words : Acquired Prothrombin Complex Deficiency, child, vitamin K, Subaracnoid haemorhagic, Subdural haemorhagic, Intracranial Haemorhagic

Copyrights © 2017