Abstrak. Respon imun pada penyakit kusta sangat kompleks yaitu melibatkan imunitas seluler dan humoral. Sebagian besar gejala dan komplikasi penyakit ini disebabkan oleh reaksi imunologi terhadap antigen yang ditimbulkan oleh Mycobacterium leprae. Ada tiga cara perneriksaan kusta secara serologi yaitu Pemeriksaan MLPA (Mycobacterlum leprae particle angglutination, ELISA (Enzyme Linked Immuno-Sorbent Assay) dan pemeriksaan Mycobacterium leprae dipstick (ML dipstick). Pemeriksaan MLPA menggunakan antigen polisakarida sintetik yang sesuai dengan phenolic glycolipid-I (PGL-1). Pada Perneriksaan ELISA untuk mengukur kadar antibodi terhadap basil kusta seperti antibodi PGL-1, antibodi anti protein 35k.D dan lain-lain. Sedangkan pada pemeriksaan ML dipstick ditujukan untuk mendeteksi antibodi IgM yang spesifik terhadap Mleprae. (JKS 2006;3:109-116)Kata Kunci: lmunodiagnostik, ELISA, MLPA, ML dipstick, kusta;Imunodiagnostic, ELISA, MLPA, ML dipstick,leprosy
Copyrights © 2006