Jurnal Kedokteran Syiah Kuala
Vol 8, No 2 (2008): Volume 8 Nomor 2 Agustus 2008

Urgensi pendidikan kesehatan reproduksi (Tinjauan medis, budaya dan agama)

Rosaria Indah (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2008

Abstract

Abstrak,    Kesehatan  reproduksi  sebagai  bidang  yang  seringkali  terkait  dengan  pendidikan     seks  seringkali dipersepsikan sebagai ha! yang tabu untuk dibicarakan, padahal mau tidak  mau harus diakui  bahwa pemahaman yang  baik  tentang  kesehatan  reproduksi  merupakan  suatu  kemestian  di era  informasi  dan  globalisasi  saat ini. Banyak infonnasi  yang tidak benar beredar dengan bebas sehingga melahirkan  perilaku  seks yang menyimpang dari nilai-nilai budaya dan agama.  Tulisan ini mengkaji tinjauan literatur tentang pendidikan  reproduksi dari slsi medis, budaya dan agama Islam. (JKS 2008; 2: 123-127) Kata kunci:  pendidikan seks, perilaku seks. Abstact. Reproductive healths-often connected with sex education-- still perceived as a taboo, and seldom get a place in a forum in Indonesian context. In the other hand we must admit that a good perception  about reproduction health  is a  "must"  in this  information  and  globalization  era.    Misinformation   creates  non-normative  sexual behavior,  producing  Islamic  and  Indonesian  culture  discoursed.    This  paper  examines   literature  review  on reproductive health in context of medical, Indonesian culture and Islamic law. (JKS 2008; 2: 123-127) Keywords: sex education, sexual behavior

Copyrights © 2008