Jurnal Kedokteran Syiah Kuala
Vol 8, No 3 (2008): Volume 8 Nomor 3 Desember 2008

Gambarangangguan fungsi hati pada penderita infeksi virus dengue di Banda Aceh

Kuroia Fitri Jamil (Dosen Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Syidh Kuala)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2008

Abstract

Abstrak.  Dcmam berdarah  merupakan  penyakit  yang disebabkan  oleh  infeksi  virus   dengue  dengan demarn, sakit  otot dan  sendi sebagai  manifestasi  klinis,  juga  disertai  leuopenia  dan trombositopenia.   Jika  ditemukan kebocoran plasma, disebut Demam Berdarah  Dengue (DBD). Disfungsi hati yang disebabkan oleh virus dengue sangat  jarang   terjadi  namun  terdokumentasi  dengan  baik.  Tujuan  penelitian  ini adalah  untuk  menjelaskan disfungsi  hati pada pasien dengan infeksi  virus  dengue.  I  lasil  pemeriksaan  laboratorium  dikumpulkan   secara retrospektif dari laboratoriurn  Prodia dan bcberapa rumah sakit swasta di Banda Aceh dari Januari sampai Mei2007.   Pemcriksaan  virus Dengue dilakukan  dengan "ACON  dengue" uji cepat. Tes fungsi  hati  menggunakan metodc  TFcc· dan  tingkat   bilirubin  telah  diperiksa   dengan   menggunakan   mctode  Jendrasik   Graff.  Dari pengarnatan antara Januari-Mei 2007, diternukan  60 kasus  dengue,  16  pasien rnenunjukkan   keabnormalan  nilaites fungsi  hati.  Pasien  dengan  tingkat  bilirubin  kurang dari 2 mg/di  adalah  6 kasus (37,50%),  total  bilirubin antara 2-5% sebanyak 7 kasus (43,75%)  tingkat bilirubin   total  antara 5-10 mg/di sebanyak  3 kasus (18,75%). Pemeriksaan  kadar transaminase,  ditemukan  4 kasus ( 12,5%)   dengan SOOT  2-4 UNL (Upper Normal Limit),8 kasus (50%) dengan SOOT  4 UNL dan 6 kasus  (37,25%) dengan normal SOOT sedangkan  I   kasus (6,25%) dari SGPT 2-4 UNL, 7 kasus (43,75%) dari SGPT 4 UNL, dan 8 kasus (50%) dengan tingkat SGPT normal. Pada  pasien  yang  terinfeksi  oleh  virus  dengue,  lcbih  dari  seperempat  dari  semua  pasien  yang  mengalami disfungsi hati, walaupun itu  tidak serius, tetapi rnemakan waktu lama bagi  pasien untuk dirawat.   (JKS 2008; 3:135-137) Kata Kunci  : fungsi hati,  infeksi virus, dengue Abstract.  Dengue fever is an infection  disease   caused by dengue virus  with fever, muscle and pain joints  as clinical  manifestations,   and also  with  leucopenia  and thrombocytopenia.  If  plasma  leakage  was  found, it is called  Dengue Hemorrhagic  Fever (DHF).   Hepatic dysfunction   caused  by dengue  infection  is  rare but well documented.   The  objective  is  to describe   hepatic  dysfunction  in  patient  with  dengue  fever  infection.  The laboratory result was collected with  retrospectively  from Prodia  laboratory  and some private  hospital  in  Banda Aceh from January  until  May 2007. The dengue virus examination  was done by "ACON  dengue"  rapid test. The liver  function test using  !FCC method and the bilirubin level  was checked by using Jendrasik Graff method. From  the  observation  on January-May  2007,  it  was  found  60 case  of dengue  whereas  16   patient  showed abnormality  value of  liver function test. Patient with bilirubin level less than 2 mg/di  is 6 cases (37,50 %), total bilirubin between 2-5 % is 7 cases (43,75 %) total bilirubin  level  between 5-10  mg/di  is 3 cases (18,75   %). On transaminase  level  examination,   we found 2 cases (12,5 %) with  SOOT   2-4   UNL(Upper Normal  Limit), 8 cases (50 %) with SOOT 4 UNL and 6 cases (37,25 %) with  normal SGOT whereas 1 case (6,25 %) of SGP'f. 2-4  UNL, 7 cases (43,75 %) of SGPT 4 UNL, and 8 cases (50 %) with normal  SGPT level. In  the patient who  infected by dengue virus,  more than  quarter of all  patient having   hepatic dysfunction,  eventhough there was not seriously,  but it takes a long  time for patient to hospitalized. (JKS2008; 3: 135-137) Keyword :  liver function, viral  infection, dengue 

Copyrights © 2008