Pembelajaran yang efektif itu ada tiga tahap utama yaitu [1] tahap perencanaan yang berisi targetkompetensi yang mau dikuasakan kepada peserta didik berupa KI dan KD, (2] tahap pelaksanaanpembelajaran yang berisi model dan metode pembelaran, dan [3)] tahap penilaian yang berisi kegiatanmengukur ketercapaian target kompetensi. Target kompetensi yang berupa KI – KD pada tahapperencanaan belum bisa diukur dan dinilai jika belum diturunkan ke dalam Indikator PencapaianKompetensi (IPK).Fakta di lapangan para guru masih banyak yang mengalami kesulitan dalam menyusunIPK. Ada banyak faktor penyebab problema guru menyusun IPK. Juga banyak bentuk problema gurumenyusun IPK. Problema guru dalam penyusunan IPK ini tentunya berefek terhadap proses pembelajarandan penilaiannya. Karena IPK mengandung muatan kompetensi dan materi tertentu. Jika IPK yangberupa kata kerja operasionalnya tidak tepat maka materinya bisa tidak tepat, model pembelajarannyatidak pas, juga metodenya tidak tepat. Problema guru dalam penyusunan IPK ini harus menjadiperhatian oleh para widyaiswara dalam kegiatan kediklatan. Artinya, menjadi tugas dan tanggung jawabwidyaiswara untuk melakukan pencerahan secara mantab dan terus menerus terhadap para guru ketikaada diklat yang berkaitan dengan pembelajaran. Juga perlu menjadikan problema penyusunan IPK inisebagai program diklat yang lebih massif dan intensif.
Copyrights © 2019