Indigenous Biologi
Vol 2 No 2 (2019): Indegenous Biologi

UJI KUALITAS AIR PADA SUMBER MATA AIR WAIPIDI DESA WAIRASA KECAMATAN UMBU RATU NGGAY BARAT KABUPATEN SUMBA TENGAH

maria sarwati seran (Universitas Kristen Artha Wacana Kupang)
Willem A Blegur (Unknown)
Yanti Daud (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Jul 2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas air pada sumber Mata Air Waipidi, Desa Wairasa Kecamatan, Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah dengan uji 3 parameter yaitu fisik, kimia, dan biologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan membandingkan data hasil pengukuran dari masing-masing parameter air dengan nilai baku mutu PP No. 82 Tahun 2001. Berdasarkan hasil penelitian pada Mata Air Waipidi, hasil analisis uji kualitas air ditemukan parameter yang memenuhi standar baku mutu yaitu: parameter fisik meliputi: Suhu (23⁰C), TDS (187 mg/L), TSS (O,OO24 mg/L); parameter kimia meliputi: pH (7,52 mg/L), BOD (0,32 mg/L), nitrat (5,5 mg/L), nitrit (0,049 mg/L), sulfat (7 mg/L), dan parameter biologi meliputi: uji total coliform (<1,8 ml). Parameter yang tidak memenuhi standar baku mutu yaitu: parameter kimia yang meliputi: DO (4,77 mg/L), besi (0,77 mg/L), mangan (0,117 mg/L), fosfat (0,54 mg/L), klorin (0,24 mg/L), sianida (0,14 mg/L), dan tembaga (0,45 mg/L). Faktor-faktor yang menyebabkan beberapa indikator tidak memenuhi standar baku mutu air disebabkan oleh limbah dari irigasi pertanian, pembusukan daun, dan aktivitas alam seperti erosi, dan pelapukan bebatuan. Mata air Waipidi dikategorikan tidak memenuhi standar baku mutu air kelas 1 berdasarkan PP No. 82 tahun 2001 yang dapat digunakan sebagai air minum namun mata air Waipidi disarankan untuk digunakan sebagai prasarana/sarana rekreasi air, pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, dan mengairi budidaya tanaman.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JIBUKAW

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Indigenous Biologi (JIB) adalah jurnal menggunakan double blind peer review dan akses terbuka yang menerbitkan penelitian penting dan penting dari semua bidang bidang biosciences seperti keanekaragaman hayati, biosistematik, ekologi, fisiologi, perilaku, genetika dan bioteknologi. Meliputi ...