Subjek mengalami gejala insomnia dikarenakan stress karena faktor keluarga. Intervensi yang digunakan dalam studi ini adalah psikoedukasi dan terapi suportif, dimana tahapan yang diberikan melibatkan penjelasan mengenai apa itu insomnia dan cara penanggulangannya serta pemberian dukungan kepada subjek. Setelah mengikuti terapi subjek mengalami kemajuan dengan ditandai subjek mulai merasa tidur teratur serta dukungan keluarga yang besar akan kesembuhan subjek.Kata Kunci: insomnia, psikoedukasi, terapi suportif
Copyrights © 2013