INTELEKTIVA
Vol 1 No 08 (2020): INTELEKTIVA : Jurnal Ekonomi, Sosial dan Humaniora E-ISSN 2686-5661

KETETAPAN MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT DALAM SISTEM PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN INDONESIA

MICAEL JOSVIRANTO (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2020

Abstract

Tujuan penelitian ini mengangkat permasalahan dimasukkannya kembali Ketetapan MPR ke dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundangundangan. Pertama, MPR setelah perubahan terhadap UUD 1945 sudah tidak lagi menjadi Lembaga Tertinggi Negara, dengan demikian berpengaruh terhadap kedudukan produk hukumnya yaitu Ketetapan MPR; Kedua, upaya penyelesaian masalah apabila ada Ketetapan MPR yang dianggap bertentangan dengan UUD NRIT 1945. Metode penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian, bahwa Ketetapan MPR pada hakikatnya tidak dapat digolongkan ke dalam peraturan perundangan-undangan, karena mengandung jenis norma yang lebih tinggi dan berbeda daripada norma yang terdapat dalam UndangUndang. Implikasi Ketetapan MPR masuk ke dalam hierarki peraturan perundangundangan menimbulkan konsekuensi hukum terhadap tata susunan norma, kepastian hukum, maupun ruang pengujian akibat pertentangan antara sesama produk perundangundangan lainnya. Untuk saat ini secara konstitusional belum ada peraturan perundangundangan yang mengatur mengenai upaya uji materil terhadap Ketetapan MPR.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jurnal

Publisher

Subject

Arts Humanities Chemistry Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Health Professions Industrial & Manufacturing Engineering Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Library & Information Science Public Health Social Sciences Other

Description

INTELEKTIVA Jurnal Ekonomi,Sosial dan Humaniora adalah media diseminasi pemikiran dari berbagai disiplin ilmu. Intelektiva menerbitkan artikel yang berbasis pemikiran ( konseptual ) maupun berbasis riset empirik. Redaksi menerima artikel dengan tema ekonomi dan sosial-humaniora, namun tidak terbatas ...