Sapaan merupakan salah satu substansi penting dari proses manusia komunikasi sehari hari. Sebagai suatu jembatan utama dalam proses komunikasi, kalimat sapaan yang terbentuk dalam suatu komunitas sangat dipengaruhi oleh pola sosial budaya daerah tersebut, oleh karena itu kalimat sapaan dapat dikaji berdasarkan nilai sosial budaya penutur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya Tiongkok yang terkandung dalam sapaan bahasa Mandarin ” nǐ chī fàn le ma?“ ditinjau dari faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kalimat tanya “nǐ chī fàn le ma?” menjadi kalimat sapaan.
Copyrights © 2020