Perawatan luka merupakan tindakan keperawatan yang bertujuan untuk merawat luka agar tidak terjadi infeksi dan mempercepat proses penyembuhan luka. Tindakan perawatan luka terutama pada anak-anak akan menimbulkan respon nyeri. Metode hipnosis yaitu Hypnoparenting menjadi alternatif untuk menurunkan nyeri yang dirasakan oleh anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan efektifitas teknik Hypnoparenting dibandingkan dengan teknik bercerita terhadap perubahan skala nyeri pada anak usia sekolah yang dilakukan perawatan luka di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bandung. Jenis penelitian yaitu kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan quasi experiment dengan nonequivalent control group pre test-posttest design. Sample berjumlah 14 anak dari tiap-tiap kelompok intervensi dan kontrol. Teknik pengumpulan data yaitu observasi skala nyeri menggunakan Numeric Pain Rating Scale, kuesioner, buku cerita. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji T dependen dan Uji T Independen. Hasil penelitian diperoleh bahwa pada kelompok Hypnoparenting dan teknik bercerita kedua nya mempunyai pengaruh terhadap perubahan skala nyeri pada anak yang dilakukan perwatan luka. Kesimpulan tidak terdapat perbedaan baik secara statistik maupun secara praktis antara teknik Hypnoparenting dengan teknik bercerita pada anak yang dilakukan perawatan luka. Saran dalam penelitian ini yaitu agar tindakan Hypnoparenting dan teknik bercerita sebagai salah satu prosedur dalam mengurangi nyeri pada anak yang dilakukan perawatan luka.
Copyrights © 2020