Buah salak tergolong komoditas bersifat musiman, mudah rusak, serta waktu penyimpanannya relatif pendek, sehingga menimbulkan kerugian. Agar tidak menimbulkan kerugian diperlukan perpanjangan masa simpan produk salak dengan cara melakukan proses pengolahan salak menjadi kurma salak. Tujuan penelitian (i) Mengetahui besarnya pendapatan dan (ii) Mengetahui besarnya nilai tambah pengolahan salak jadi kurma salak. Penelitian dilakukan di Home Industry “Bunda Arum” Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian menggunakan analisis pendapatan dan metode Hayami untuk mencari nilai tambah. Pendapatan Home Industry “Bunda Arum”. sebesar Rp 5.003.430 per bulan. Besarnya nilai tambah sebesar 24.500/kg dalam sekali produksi.
Copyrights © 2020