Claim Missing Document
Check
Articles

EFISIENSI PRODUKSI PETANI JAGUNG MADURA DALAM MEMPERTAHANKAN KEBERADAAN JAGUNG LOKAL Suprapti, Isdiana; Darwanto, Dwidjono Hadi; Mulyo, Jangkung Handoyo; Waluyati, Lestari Rahayu
Agriekonomika Vol 3, No 1: April 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis tingkat efisiensi produksi, alokatif dan ekonomis petani jagung terhadap usaha tani jagung lokal, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi produksi. Analisis data yang digunakan berupa analisis fungsi produksi stochastic frontier yang diestimasi  dengan metoda maximum likelihood (MLE) dengan memakai program komputasi frontier versi 4.1 yang dikembangkan oleh Coelli (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efisiensi ekonomi komoditi jagung lokal di kecamatan Guluk-Guluk Kabupaten Sumenep sebesar 0,676. Efisiensi teknis sebesar 0,29 (belum efisien), sedangkan efisiensi alokatif/harga sebesar 3,108 (sudah efisien). Faktor yang secara nyata mempengaruhi efisiensi ekonomi adalah pengalaman usahatani dan pendidikan formal petani. Faktor yang secara nyata mempengaruhi efisiensi teknis usahatani adalah pengalaman usahatani.Kata kunci : Jagung, Efisiensi Teknis, Efisiensi Alokatif, Efisiensi EkonomiABSTRACTThe purpose of the research is to analyze the level of production efficiency, alokatif and economical corn farmers on local corn farmer, analyzes the factors that affect the level of production efficiency. The analysis of the data used in the analysis of stochastic frontier production function which is being estimated by the method of maximum likelihood (MLE) using the computing frontier version 4.1 program developed by Coelli (1996). The result showed that the level of economic efficiency comodities Fakultas Pertanian localized in sub-district sumenep guluk-guluk district of 0,676. Technical efficiency of 0,29 ( not efficient ), while efficiency alokatif / price of 3,108 ( efficient ). Factor that significantly affect economic efficiency is an experience and formal education of farmers.Keywords : corn, Technical efficiency, alokatif Fakultas Pertanian efficiency  
EFISIENSI PRODUKSI PETANI JAGUNG MADURA DALAM MEMPERTAHANKAN KEBERADAAN JAGUNG LOKAL Isdiana Suprapti; Dwidjono Hadi Darwanto; Jangkung Handoyo Mulyo; Lestari Rahayu Waluyati
Agriekonomika Vol 3, No 1: April 2014
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriekonomika.v3i1.436

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis tingkat efisiensi produksi, alokatif dan ekonomis petani jagung terhadap usaha tani jagung lokal, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi produksi. Analisis data yang digunakan berupa analisis fungsi produksi stochastic frontier yang diestimasi  dengan metoda maximum likelihood (MLE) dengan memakai program komputasi frontier versi 4.1 yang dikembangkan oleh Coelli (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efisiensi ekonomi komoditi jagung lokal di kecamatan Guluk-Guluk Kabupaten Sumenep sebesar 0,676. Efisiensi teknis sebesar 0,29 (belum efisien), sedangkan efisiensi alokatif/harga sebesar 3,108 (sudah efisien). Faktor yang secara nyata mempengaruhi efisiensi ekonomi adalah pengalaman usahatani dan pendidikan formal petani. Faktor yang secara nyata mempengaruhi efisiensi teknis usahatani adalah pengalaman usahatani ABSTRACTThe purpose of the research is to analyze the level of production efficiency, alokatif and economical corn farmers on local corn farmer, analyzes the factors that affect the level of production efficiency. The analysis of the data used in the analysis of stochastic frontier production function which is being estimated by the method of maximum likelihood (MLE) using the computing frontier version 4.1 program developed by Coelli (1996). The result showed that the level of economic efficiency comodities Fakultas Pertanian localized in sub-district sumenep guluk-guluk district of 0,676. Technical efficiency of 0,29 ( not efficient ), while efficiency alokatif / price of 3,108 ( efficient ). Factor that significantly affect economic efficiency is an experience and formal education of farmers
Inter-market Variability of Smallholder Beef Cattle Farming in East Java Indonesia Andrie Kisroh Sunyigono; Isdiana Suprapti; Nurul Arifiyanti
AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research Vol 7, No 2: July-December 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.631 KB) | DOI: 10.18196/agraris.v7i2.7621

Abstract

Indonesia has failed to achieve meat self-sufficiency; meanwhile, East Java is among the centers of beef cattle with a relatively high contribution in terms of GDP and employment. Therefore, this study aims to identify and analyze the market structure of the beef cattle commodity chain by considering the concentration ratio, Gini Index, as well as barriers to exit and entry. The study was conducted in Malang Regency and Sapudi Island, with 164 respondents, which consisted of calf suppliers, farmers, traders, and slaughterhouses. Furthermore, the analytical tools used include descriptive, concentration ratio, Gini Coefficient, and analysis of barriers to entry and exit. Based on the results, the market structures in the beef cattle commodity chain in terms of its input market was perfect competition, while the intermediate and output market was oligopoly. These results were confirmed by the concentration ratios of calf suppliers and farmers, which were lower than the ratios of traders and slaughterhouses. Although the market structures were different, their Gini Coefficients are almost similar because a value of 0.2 showed an equitable distribution. Additionally, the barriers to entry into the market were high investment with a large number of import and market problems. Meanwhile, the barriers to exit the market were a large number of potential demands, high investment, and a source of income.
Pendampingan Kelompok Tani di Kabupaten Pamekasan untuk Pengembangan Entrepeneur Agribisnis Jagung Madura Isdiana Suprapti; Aminah Happy Moninthofa
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 4, No 2: Oktober 2018
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.455 KB) | DOI: 10.21107/pangabdhi.v4i2.4931

Abstract

STRATEGI NAFKAH PETANI JAGUNG LOKAL MADURA (Studi Kasus Desa Guluk-Guluk Kecamatan Guluk-Guluk Kabupaten Sumenep) Safira Widyasmita; Isdiana Suprapti
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 17 No 2 (2020): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v17i2.974

Abstract

Tingginya angka petani jagung lokal di Desa Guluk-Guluk pada tahun 2018 tidak selaras dengan harapan kapitalisasi jagung hibrida yang akan menjadi penggerak perekonomian masyarakat Madura. Tahun 2018 pula Sumenep mencapai angka kemiskinan tertinggi di Madura. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) Tipe modal nafkah; (2) Klasifikasi strategi nafkah; (3) Hubungan tipe modal terhadap klasifikasi strategi nafkah. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis kualitatif dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani jagung lokal di Desa Guluk-Guluk menerapkan kelima tipe modal yaitu modal manusia, alam, sosial, finansial, dan fisik pada strategi nafkah ganda. Tingkat hubungan menunjukkan bahwa modal sosial dan modal alam memiliki nilai sig < 0,05 yang berarti terdapat hubungan signifikan antara modal tersebut dengan strategi pola nafkah ganda.
ANALISIS RISIKO PETERNAKAN AYAM PEDAGING SUPRIADI FARM Luvy Eka Pratiwi; Isdiana Suprapti
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 19 No 1 (2022): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v19i1.1982

Abstract

Peternakan Supriadi Farm merupakan salah satu peternakan yang ada di Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Peternakan ini membudidayakan ayam pedaging terbanyak sebesar 25.000 ekor ayam. Tujuan penelitian ini yakni mengidentifikasi sumber risiko; menganalisis tingkat peluang, dampak, & peta risiko; dan strategi penanganan risiko bisnis yang ada di peternakan Supriadi Farm. Menggunakan metode analisis data Fishbone, Z-Score, dan Value at Risk. Hasil penelitian ini terdapat tiga sumber risiko yaitu risiko produksi, risiko pemasaran, dan risiko keuangan. Risiko produksi memiliki probabilitas yang besar namun berdampak rendah, risiko pemasaran memiliki probabilitas yang besar namun berdampak rendah, dan risiko keuangan yang bersumber dari sumber dana memiliki probabilitas dan dampak risiko yang kecil, sedangkan yang bersumber dari biaya dan pendapatan memiliki probabilitas tinggi dan dampak yang kecil. Strategi penanganan pada peternakan Supriadi Farm ini adalah strategi preventif.
ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA UD. TAJUL ANWAR JAYA KECAMATAN TRAGAH KABUPATEN BANGKALAN Adillah Syayyidatul Husna; Isdiana Suprapti
Agriscience Vol 1, No 3: Maret 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v1i3.11068

Abstract

UD. Tajul Anwar Jaya merupakan UMKM yang menghasilkan produk turunan jagung dengan memanfaatkan jagung lokal sebagai bahan baku utama yang berlokasi di Kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha baik dari segi finansial maupun non finansial pada UD. Tajul Anwar Jaya. Metode analisis meliputi kelayakan finansial dan kelayakan non finansial dengan indikator aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis, aspek manajemen, aspek lingkungan, dan aspek hukum. Hasil analisis finansial menunjukkan nilai NPV sebesar Rp390.433, nilai IRR sebesar 10,79%, nilai B/C ratio sebesar 0,13, nilai R/C ratio 1,13 dan nilai payback period 3 tahun 8 bulan.Kata Kunci: Metode Kelayakan Bisnis, UMKM Keripik Jagung. 
PREFERENSI KONSUMEN SAMBAL DI KOTA SURABAYA DAN KABUPATEN BANGKALAN Viola Tinara Putri; Isdiana Suprapti
Agriscience Vol 2, No 1: Juli 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i1.11184

Abstract

Sambal merupakan produk olahan dari cabai yang banyak digemari oleh masyarakat. Hal ini, mengharuskan para produsen sambal dapat menentukan strategi yang tepat dalam memenuhi permintaan sambal konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik konsumen dan atribut-atribut sambal yang dipertimbangkan konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian sambal di Kota Surabaya dan Kabupaten Bangkalan. Sampel diambil dengan teknik convenience sampling sebanyak 140 orang. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif untuk tujuan pertama dan analisis konjoin untuk tujuan yang kedua. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) atribut yang menjadi pertimbangan konsumen sambal di Kota Surabaya adalah atribut variasi, atribut harga, atribut  ukuran, atribut  tempat penjualan, atribut  rasa dan atribut  kemasan. (2) Atribut yang menjadi pertimbangan di Kabupaten Bangkalan adalah atribut variasi, atribut  ukuran, atribut  rasa, atribut tempat penjualan, atribut harga dan atribut kemasan.
NILAI TAMBAH PENGOLAHAN SALAK DI HOME INDUSTRY “BUNDA ARUM” BOJONEGORO Aldi Wicaksono; Isdiana Suprapti
Agriscience Vol 1, No 1: Juli 2020
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v1i1.7806

Abstract

Buah salak tergolong komoditas bersifat musiman, mudah rusak, serta waktu penyimpanannya relatif pendek, sehingga menimbulkan kerugian. Agar tidak menimbulkan kerugian diperlukan perpanjangan masa simpan produk salak dengan cara melakukan proses pengolahan salak menjadi kurma salak. Tujuan penelitian (i) Mengetahui besarnya pendapatan dan (ii) Mengetahui besarnya nilai tambah pengolahan salak jadi kurma salak. Penelitian dilakukan di Home Industry “Bunda Arum” Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian menggunakan analisis pendapatan dan metode Hayami untuk mencari nilai tambah. Pendapatan Home Industry “Bunda Arum”. sebesar Rp 5.003.430 per bulan. Besarnya nilai tambah sebesar 24.500/kg dalam sekali produksi.
ANALISIS PRODUKSI, PENDAPATAN DAN RISIKO USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN SOKOBANAH KABUPATEN SAMPANG PROVINSI JAWA TIMUR Aulia Adetya; Isdiana Suprapti
Agriscience Vol 2, No 1: Juli 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v2i1.11201

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas pangan tidak tersubstitusikan sehingga ketersediaanya harus tercukupi. Hampir seluruh wilayah Indonesia berpotensi menghasilkan bawang merah,  namun tingginya produksi bawang merah tidak menjamin tingginya pendapatan yang diterima petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat produksi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, (2) tingkat pendapatan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, (3) tingkat risiko usahatani bawang merah. Penelitian dilakukan di Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang dengan pertimbangan Kecamatan Sokobanah merupakan salah satu kecamatan atau daerah penghasil bawang merah terbesar di Pulau Madura, dengan jumlah sampel sebanyak 30 sampel. Metode analisis yang digunakan terdiri dari analisis regresi linier berganda dan analisis koefisien variasi (CV). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, tingkat produksi bawang merah masih rendah dengan rata-rata produksi 5,6 ton/ha. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi bawang merah adalah luas lahan dan jumlah bibit. Tingkat pendapatan terbilang cukup tinggi dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp. 161.636.775/Ha/MT, faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani bawang merah adalah biaya sewa lahan. Nilai koefisien variasi (CV) risiko produksi sebesar 0,283 dan risiko pendapatan sebesar 0,386, Berdasarkan temuan ini hendaknya petani mengggunakan input produksi secara optimum, sehingga dapat meningkatkan produksi dan pendapatan.
Co-Authors Adillah Syayyidatul Husna Afriani, Ferina Agung Setia Budi Agustina, Nur W.D Ahmad Alfan Anwaruddin Akbarya, Novia Rahma Aldi Wicaksono Alvianita, Nuri Amanatuz Zuhriyah Aminah Happy Moninthofa Ariyani Andrie Kisroh Sunyigono Arifin, Ayu Ariyani, Aminah Happy Moninthofa Atthala Adeliana Alfaini Aulia Adetya Destiarni, Resti Prastika Dian Eswin Wijayanti Dillah, Ahmad Ubai Dwidjono Hadi Darwanto Dwidjono Hadi Darwanto Fanani, Musdalifatul Fuad Hasan Fuad Hasan Hidayat, Ainun Husain, Abdullah Ifan Rizky Kurniyanto Ika Widya Putri Imam Muslim, Imam Imayatus Soleha Ivan Bahtiar Santoso Jamilah Jamilah Jangkung Handoyo Mulyo Lestari Rahayu Waluyati Lestari Rahayu Waluyati Luluk Ristin Luvy Eka Pratiwi M. Nashoihul Ibad Maharensy, Destha Mardiyah Hayati Mardiyah Hayati Maziyatul Lailiyyah Mira F Yanti Mokh Rum Nabila Z Rahman Naura, Almirah Syahda Neneng Nurul Hidayah Novi D. B. Tamami Novi Diana Badrut Tamami Nur Afifaliana Mauludiah Nur Winda Dewi Agustina Pretty C Agustin Probowati, Banun Diyah Putra, Rico Ardiansyah Putri, Maduri Dian Putri, Maduri Diana Qutsiati Utami Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmat Nugraha Ririn Putri Ayu Dewi Romadhoni, Abdullah Husain Safira Widyasmita Savira Dewi Permatasari Setianingrum, Ajeng Sari Silvi Eka Wulandari Sistri Etika Oktavia Siti Masita, Siti Sri Ratna Triyasari SUCI FIRDAUS Sukma, Kelik Perdana Windra Sulfaniyeh, Sulfaniyeh Sunyigono, Andrie K. Toha, Eltsabitah Toha, Eltsabitah Shafa Kamila Uyun Arifah Uyun, Sofiatul Viola Tinara Putri Wulandari, Silvi Eka Yuniar Humairoh