AbstrakTaubat adalah berbalik dari dosa-dosa besar menjadi ketaatan setelah kesadaran hati manusia karena kelalaian. Ketika seseorang menyadari perbuatan buruk dan tindakan jahatnya, ia berusaha membebaskan dirinya dari kejahatan, Allah akan membuatnya lebih mudah baginya untuk bertobat dan bisa mendapatkan kebahagiaan yang haq. Lebih jauh lagi, dalam pandangan mayoritas Muslim dan Sufi, orang yang bertobat dari satu dosa dapat terus menimbun dosa-dosa lain, dan dalam hal apa pun ia masih menerima upah dewa untuk pertobatannya dari dosa yang satu ini. Dan mungkin melalui barakah pahala dia akan meninggalkan dosa-dosa lainnya.Kata kunci: Dosa, Taubat, Teologi IslamAbstractTaubat is turning away from great sins to obidience after the consciousness of the human heart due to negligence. When a person is aware of his bad deeds and vile actions, he tries to free himself from the evils, Allah will make it easier for him to repent and be able to obtain the happiness that haq. Furthermore, in the view of the majority of Muslim and Sufis, one who repents of one sin may continue to cummit other sins, and in any case he still receives the reward of the deity for his repentance from this one sin. And perhaps through the barakah the reward he will leave the other sins.Keywords: Islamic Theology, Repentance, Sin
Copyrights © 2018